INSTITUT ILMU KESEHATAN
MEDIKA PERSADA BALI
INTELLIGENCE TO BE ADVANCE
Alamat : Jl. Seroja, Gang Jeruk, Kelurahan Tonja Denpasar Utara, Bali 80239
Telp : (0361) 4747770 | 081238978886 | 085924124866
Email : iik.medali[at]gmail.com
INSTITUT ILMU KESEHATAN
MEDIKA PERSADA BALI
INTELLIGENCE TO BE ADVANCE
Mahasiawa PS Farmasi Klinis IIK BALI Kembali Berprestasi Raih Juara dalam Ajang National Avicena Competition 2017
  20 February 2018 - Dibaca 128 kali
  Oleh Administrator

 

Mahasiswa Program Studi Farmasi IIK Bali kembali raih juara nasional. Program Studi Farmasi Klinis IIK Bali patut berbangga diri di usia yang masih belia  beberapa mahasiswanya  berhasil meraih juara di ajang NATIONAL AVICENA COMPETITION 2017 bertempatan pada puncak final perlombaan di Gedung Agrokompleks Lantai 4, Hari Minggu, 10 September 2017.

National Avicena Competition merupakan ajang perlombaan tingkat nasional (se-Indonesia) yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Udayana. Terdapat beberapa cabang perlombaan yang diselenggarakan seperti Lomba Gagasan Tertulis Mahasiswa, LKTI Mahasiswa, Lomba Cerdas Cermat, dsb. National Avicena Competition Tahun 2017 kali ini mengangkat tema “Menggali Potensi Obat Tradisional Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Manusia” yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 September 2017.

            Mahasiswa Farmasi Klinis IIK Bali berhasil mendapatkan juara pada 3 cabang perlombaan yang diadakan, yaitu Juara Harapan 1 Lomba Gagasan Tertulis oleh Komang Tri Farmani; Juara Harapan 2 Lomba LKTI Mahasiswa oleh tim yang terdiri dari Ni Nyoman Divta Candra Oktaviani sebagai kertua, dan anggota AA. Sagung Istri Iryaningrat; serta Juara Harapan 3 Lomba Cerdas Cermat Mahasiswa dengan tim yang terdiri dari Gede Dharma Santosa, I Kadek Angga Mardana, dan I Gusti Ayu Arya Puspaningsih.

Komang Tri Farmani mengangkat judul gagasan tertulis “Potensi Tanaman Gobo (Arctium Lappa L.) Sebagai Ppengobatan Alternatif Penyakit Japanese Encephalitis di Indonesia”, ia memutuskan untuk mengangkat judul ini karena menurutnya Japanese Enchepalitis (JE) merupakan penyakit endemik di Indonesia yang rentan menyerang anak-anak yang dapat menyebabkan cacat permanen pada otak. Hingga saat ini Penyakit JE hanya dapat dicegah menggunakan vaksin, namun sayangnya vaksin JE hingga 2017 belum tersedia secara merata di Indonesia. Melihat hal ini Tri mencoba untuk mencari solusi lain untuk mengobati penyakit JE, dan tibalah pada potensi tanaman gobo yang ternyata telah lama dibudidayakan di Indonesia, serta dengan harga yang murah, dan sejuta manfaat yang salah satunya adalah senyawa arctigenin yang terkandung di biji gobo yang dapat bermanfaat sebagai anti Japanese Enchepalitis. Melihat fakta bahwa selama ini tanaman gobo di Indonesia hanya dimanfaatkan umbinya saja, maka melihat potensi yang begitu besar dari tanaman ini serta factor-faktor pendukung yang ada di Indonesia, Tri berani mengajukan gagasan tertulis tersebut berharap dapat membantu pengobatan penyakit JE nantinya serta membantu perekonomian petani Indonesia.

Perlombaan LKTI mahasiswa dilakukan 2 tahap, yang pertama adalah tahap seleksi dan setelah lolos tahap seleksi dilajutkan dengan tahap presentasi. Tim Divta Candra mengangkat judul LKTI “ Khasiat Buah Mengkudu (Morinda citrofolia L.) Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Bagi Penderita Ddiabetes Melitus Tipe II ”. “Kami mengangkat judul ini karena melihat potensi buah yang sangat sering ada di sekitar kita, mudah untuk didapat yang ternyata dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Saya rasa hal ini akan dapat membantu bagi penderita diabetes tipe II yang kini jumlah penderitanya semakin banyak” jelas Tim Divta yang ditemui usai penerimaan penghargaan.

Perlombaan cerdas cermat juga dilaksungkan dalam 2 sesi, sesi penyisihan dan sesi final. Tim Dharma Santosa mengaku puas dengan hasil yang dicapai. “Iya saya bangga dan puas dengan tim saya, tim kami dapat meraih Juara III. Menurut kami ini adalah suatu pencapaian yang lebih dari cukup mengingat ini adalah perngalaman kali pertama kami semua dalam tim untuk mengikuti lomba cerdas cerma seperti ini. Kami akan terus berusaha, dan tetap meningkatkan kemampuan kami, sehingga kelak hasil yang kami peroleh akan lebih maksimal.” Ujar Tim Dharma.